Ledakan Warna Bunga di Gurun Terkering di Dunia

[​IMG]
Anda bisa jadi membayangkan gurun terkering di dunia ialah tandus & tak ada kehidupan – tetapi selama musim hujan transformasi ajaib membuat gurun tersebut penuh kehidupan.

Setiap lima sampai tujuh tahun sekali gurun Atacama di Chili menjadi dihiasi oleh karpet merah muda yg menakjubkan, yg membuat lanskap yg biasanya gersang meledak dgn warna.

Tampilannya tahun ini dikatakan sbg blooming paling luar biasa dari 18 tahun terahir, & diperkirakan akan menarik 20.000 wisatawan ke daerah ini.

Seperti yg dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com, Para ahli mengatakan bhwa hujan deras yg disebabkan oleh badai di Chile utara di bln Maret merupakan faktor utama yg berada di belakang mekar megah tahun ini, yg scr ajaib terjadi dua kali dlm tahun ini.

[​IMG]

[​IMG]

‘Intensitas mekar tahun ini tdk terduga,” kata Daniel Diaz, direktur Dinas Pariwisata National di Atacama. “Dan fakta bhwa telah terjadi dua kali dlm satu tahun, yg sama blm pernah tercatat sepanjang sejarah negara ini, membuat kami terkejut.”

Gurun Atacama, yg membentang dari Chile ke Peru, yg sebagian besar terdiri dari danau garam, pasir & lava felsic menerima curah hujan rata-rata cuma 15mm (0.59 in) per tahun. Dibeberapa area bahakan mndaptkan sesedikitnya 1mm.

[​IMG]

Begitu gersangnya sehingga pegunungan di daerah ini yg tingginya mencapai 6885 meter, benar-benar bebas dari gletser.

Meskipun bunga-bunga kini tampak menutupi setiap permukaan gurun, namun mereka akan segera layu & lanskap akan sekali lagi diubah ke warna menjemukan nya coklat kentang & abu-abu. Di akhir November, semua jejak mekar berwarna-warni akan hilang.

Gurun Atacama bukanlah satu-satunya tempat yg berubah drastis di musim hujan. Tempat lainnya yg tak kalah dramatis merupakan di Salalah, Oman
 

Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Post a Comment